AndAi saat ini...
Kau ada disini
In9iN kututurkan s'buah cerita
TentaNg ciNta dAn Luka
Agar pupus sepi di dada.
Andai kata setia masih ada
Kan kunanti kau disini
Agar tak ada luka
Di akhir cerita....
Minggu, 07 Juni 2009
Senin, 20 April 2009
Penantian Tak Berujung
Tahukah kamu...
Kadang aku merasakan kehadiranmu
Namun aq tak melihat sosokmu
Aku menikmati setiap kehangatanmu
Tetapi ku tak mampu menyentuhmu
Salahkah jika aq kadang ragu
Terhadap asa yang ada
Mampukah aku mengiring langkahmu
Yang kadang membuatku letih
Karena ku ingin kau beri ku waktu
Untukku genggam jemarimu
Untukku menatap lembut wajahmu
Buatku menikmati binar indah bola matamu
Dan mendengar celotehmu di antara senyum manismu
Terlalu sulitkah bagimu
Untuk memberikan kesempatan itu?
Sampai kapankah penantianku
Bila asaku untuk memelukmu kan nyata
Sampai saat ini
Ku tetap tegar
Karena ku yakin kau juga merindukan
Semua rasa yang ku angankan
Kasihku,
Di sini aku slalu ada untukmu
Kadang aku merasakan kehadiranmu
Namun aq tak melihat sosokmu
Aku menikmati setiap kehangatanmu
Tetapi ku tak mampu menyentuhmu
Salahkah jika aq kadang ragu
Terhadap asa yang ada
Mampukah aku mengiring langkahmu
Yang kadang membuatku letih
Karena ku ingin kau beri ku waktu
Untukku genggam jemarimu
Untukku menatap lembut wajahmu
Buatku menikmati binar indah bola matamu
Dan mendengar celotehmu di antara senyum manismu
Terlalu sulitkah bagimu
Untuk memberikan kesempatan itu?
Sampai kapankah penantianku
Bila asaku untuk memelukmu kan nyata
Sampai saat ini
Ku tetap tegar
Karena ku yakin kau juga merindukan
Semua rasa yang ku angankan
Kasihku,
Di sini aku slalu ada untukmu
Minggu, 19 April 2009
JERITAN MALAMKU
Disaat hatiku resah
Terkadang aku merindukan celotehmu
Aku bahkan pernah berharap
Dirimu tulus menyayangi diriku
Bukan hanya dalam canda tawamu
Namun bila aku mulai berfikir
Mungkinkah itu bisa terjadi
Bukankah kisah yang kita jalin indah
Begitu manis kita jalani bersama
Tanpa tuntutan dan tanpa paksa
Tanpa sebuah tanya dan jawaban
Kita b'jalan seiring kata hati
Dengan rasa memiliki tanpa sebuah janji
Tanpa rasa cemburu yang membelenggu
Tapi...
Kadang hadir rasa tak rela
Saat dirimu tak acuh terhadap rasa ini
Hingga kadang aku ingin berontak
Namun...
Akankah itu berguna
Karena hal itu hanya akan memperburuk suasana
Karena ku tau ketakutanmu
Terhadap sebuah rasa yang tak ingin kau akui
Ada asa yang ingin kau hancurkan
Namun tak bisa kau lakukan
(Bwt sobatku, sesuatu yang indah belum tentu layak untuk di miliki. Namun sesuatu yg kau miliki, akan nampak selalu indah)
Terkadang aku merindukan celotehmu
Aku bahkan pernah berharap
Dirimu tulus menyayangi diriku
Bukan hanya dalam canda tawamu
Namun bila aku mulai berfikir
Mungkinkah itu bisa terjadi
Bukankah kisah yang kita jalin indah
Begitu manis kita jalani bersama
Tanpa tuntutan dan tanpa paksa
Tanpa sebuah tanya dan jawaban
Kita b'jalan seiring kata hati
Dengan rasa memiliki tanpa sebuah janji
Tanpa rasa cemburu yang membelenggu
Tapi...
Kadang hadir rasa tak rela
Saat dirimu tak acuh terhadap rasa ini
Hingga kadang aku ingin berontak
Namun...
Akankah itu berguna
Karena hal itu hanya akan memperburuk suasana
Karena ku tau ketakutanmu
Terhadap sebuah rasa yang tak ingin kau akui
Ada asa yang ingin kau hancurkan
Namun tak bisa kau lakukan
(Bwt sobatku, sesuatu yang indah belum tentu layak untuk di miliki. Namun sesuatu yg kau miliki, akan nampak selalu indah)
Rabu, 18 Maret 2009
Jus Delima Mencegah Kanker
Pohon delima (punica granaum) berasal dari Iran lalu menyebar serta di kenal di seluruh kawasan Laut Tengah. Di Palestina delima sudah dikenal sejak lama, bahkan tanaman khas daerah ini. Pohon delima tingginya sekitar 10-15 kaki, berdaun hijau segar agak mengkilap dengan bentuk lonjong. Kulit buahnya berwarna kuning kemerahan, ada juga yang berwarna merah terang. Buahnya bulat dengan ujung buahnya berbentuk mahkota. Kaya jambu biji gitu lowh.
Penelitian di Universitas California, Los Angeles menempatkan jus delima pada urutan pertama dari jus buah terbaik, yaitu:
1. Pomegranate juice/jus delima
2. Red Wine Juice/jus anggur merah
3. Concord grape juice
4. Blueberry juice
5. Black cerry juice
6. AÇaì juice
7. Cranberry juice
8. Orange juice
9. Tea/teh
10. Apple juice
Jus delima paling baik karena kandungan antioksidanya dan efek estrogonik yg berguna sebagai penangkal manupouse dan kanker organ reproduksi. Selain it juga berguna untuk mengurangi penyakit jantung dan menjaga keseimbangan kolesterol.
Katanya neh ya, dengan minum segelas jus buah delima setiap hari, maka anda mendapat asupan senyawa antioksidan polifenol sebanyak 100ml. Senyawa ini dapat melumpuhkan sel kanker dan memulihkan pengerasan pada dinding arteri.
Jika mau menkonsumsi jus delima sebaiknya dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol. Oya, boleh percaya boleh tidak neh, konon katanya menanam pohon delima di halaman rumah akan mendatangkan hoki dan rizki. Namun yang pasti, terlepas dari itu, penelitian ilmiah membuktikan buah delima bermanfaat bagi kesehatan.
Penelitian di Universitas California, Los Angeles menempatkan jus delima pada urutan pertama dari jus buah terbaik, yaitu:
1. Pomegranate juice/jus delima
2. Red Wine Juice/jus anggur merah
3. Concord grape juice
4. Blueberry juice
5. Black cerry juice
6. AÇaì juice
7. Cranberry juice
8. Orange juice
9. Tea/teh
10. Apple juice
Jus delima paling baik karena kandungan antioksidanya dan efek estrogonik yg berguna sebagai penangkal manupouse dan kanker organ reproduksi. Selain it juga berguna untuk mengurangi penyakit jantung dan menjaga keseimbangan kolesterol.
Katanya neh ya, dengan minum segelas jus buah delima setiap hari, maka anda mendapat asupan senyawa antioksidan polifenol sebanyak 100ml. Senyawa ini dapat melumpuhkan sel kanker dan memulihkan pengerasan pada dinding arteri.
Jika mau menkonsumsi jus delima sebaiknya dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol. Oya, boleh percaya boleh tidak neh, konon katanya menanam pohon delima di halaman rumah akan mendatangkan hoki dan rizki. Namun yang pasti, terlepas dari itu, penelitian ilmiah membuktikan buah delima bermanfaat bagi kesehatan.
Sabtu, 07 Maret 2009
TENTANG IRENE
Irene, nama gadis manis itu. Supel, selalu tampil energik dengan warna-warni cerah. Sekilas terkadang terkesan angkuh. Namun, mengherankan karena Irene bisa masuk ke semua kalangan. Sepintas lalu orang pasti menyangka Irene adalah gadis yang tak pernah punya masalah. Selalu tampil cuek dengan celoteh cerianya. Bisa melangkah kemanapun dengan bebas. Tapi apakah orang pernah mencoba mencari tahu? Siapa Irene di balik sikap cuek dan cerianya selama ini?
Irene hidup di lingkungan keluarga yang sederhana. Dari kecil Irene bukan sebuah pribadi yang dekat dengan orang tuanya. Irene lebih dekat dengan pribadinya sendiri. Irene sulit mempercayai orang lain. Namun satu hal, Irene berusaha untuk menjaga setiap kepercayaan yang di berikan kepadanya. Irene bertumbuh sebagai remaja yang egois. Sebagai sosok yang tidak pernah peduli terhadap siapapun. Sampai pada suatu hari Irene harus benar-benar belajar tentang keberadaanya di samping orang lain di sekitarnya. Butuh proses yang panjang dan rumit buat belajar, bersabar tentang segala hal yang terjadi dalam hidup ini. Belajar menghargai saat orang lain berkata tidak, memang sangat sulit sekali. Dan sangat menyakitkan saat Irene harus mengalah dengan keadaan, dan memilih alternatif lain supaya bisa tampil sebagai pemenang.
Hal pertama yang Irene pelajari adalah menghargai waktu. Hal itu terjadi saat Irene mengenal seorang Aris. Irene bener-bener belajar untuk konskuen dengan waktu yang Irene janjikan. Mengatur detik demi detik yang Irene lalui. Mengisi setiap ruang kosong dengan hal yang berguna. Setelah itu Irene mulai mengenal lebih banyak orang, dengan berbagai karakter yang berbeda. Irene kembali belajar memahami orang lain. Irene berusaha masuk ke alam pikiran orang lain. Irene tidak memaksakan orang lain untuk mengerti Irene. Tapi justru sebaliknya.
Dari setiap masalah yang hadir dalam hidupnya, Irene belajar untuk lebih dewasa dalam bertindak dan berbicara. Setiap masalah yang datang, Irene jadikan sebagai alat untuk membentuk karakternya. Dengan berbagai tantangan yang ada, Irene merasa lebih kuat. Irene belajar untuk tidak lemah dan tidak mudah putus asa. Setiap kesedihan yang muncul, Irene anggap sebuah teguran dari sang pencipta. Semua sukacita yang Irene rasakan, Irene menerima sebagai hadiah yang menjadi bagian Irene dari yang Maha Kuasa.
Kini bagi Irene, bahagia atau sengsara tergantung bagaimana cara seseorang menerima, menanggapi dan menghadapi setiap masalah yang ada.
Irene hidup di lingkungan keluarga yang sederhana. Dari kecil Irene bukan sebuah pribadi yang dekat dengan orang tuanya. Irene lebih dekat dengan pribadinya sendiri. Irene sulit mempercayai orang lain. Namun satu hal, Irene berusaha untuk menjaga setiap kepercayaan yang di berikan kepadanya. Irene bertumbuh sebagai remaja yang egois. Sebagai sosok yang tidak pernah peduli terhadap siapapun. Sampai pada suatu hari Irene harus benar-benar belajar tentang keberadaanya di samping orang lain di sekitarnya. Butuh proses yang panjang dan rumit buat belajar, bersabar tentang segala hal yang terjadi dalam hidup ini. Belajar menghargai saat orang lain berkata tidak, memang sangat sulit sekali. Dan sangat menyakitkan saat Irene harus mengalah dengan keadaan, dan memilih alternatif lain supaya bisa tampil sebagai pemenang.
Hal pertama yang Irene pelajari adalah menghargai waktu. Hal itu terjadi saat Irene mengenal seorang Aris. Irene bener-bener belajar untuk konskuen dengan waktu yang Irene janjikan. Mengatur detik demi detik yang Irene lalui. Mengisi setiap ruang kosong dengan hal yang berguna. Setelah itu Irene mulai mengenal lebih banyak orang, dengan berbagai karakter yang berbeda. Irene kembali belajar memahami orang lain. Irene berusaha masuk ke alam pikiran orang lain. Irene tidak memaksakan orang lain untuk mengerti Irene. Tapi justru sebaliknya.
Dari setiap masalah yang hadir dalam hidupnya, Irene belajar untuk lebih dewasa dalam bertindak dan berbicara. Setiap masalah yang datang, Irene jadikan sebagai alat untuk membentuk karakternya. Dengan berbagai tantangan yang ada, Irene merasa lebih kuat. Irene belajar untuk tidak lemah dan tidak mudah putus asa. Setiap kesedihan yang muncul, Irene anggap sebuah teguran dari sang pencipta. Semua sukacita yang Irene rasakan, Irene menerima sebagai hadiah yang menjadi bagian Irene dari yang Maha Kuasa.
Kini bagi Irene, bahagia atau sengsara tergantung bagaimana cara seseorang menerima, menanggapi dan menghadapi setiap masalah yang ada.
Jumat, 06 Maret 2009
IKLAN COCA-COLA
Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Cina. Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bosnya. Si Bos bertanya, "Bagaimana kamu bisa gagal melakukan transaksi di Cina? Coba ceritakan." "Saat tiba di Cina saya begitu yakin bisa menjual produk kita..." kata si salesman. "Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa Cina, jadi saya memutuskan untuk promosi melalui poster bergambar. Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat dan kehausan ditengah perjalanannya menaiki Tembok Cina. Poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola. Dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar. Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru Cina." "Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?" tanya si Bos. Si salesman menjawab, "Saya tidak tahu kalo orang Cina membaca dari kanan ke kiri."
CINTAKU
Cintaku...
Dimana ronamu kini
Mengapa kau terdiam membisu?
Tiada lagi celotehmu yang membuat ku tersenyum
Tak ku hirup lagi aroma marahmu
Yang melambungkan kegelisahanku
Cintaku...
Mengapa kau meninggalkan aku
Dikala ku rindu dekap hangatmu
Ketika asa mulai ku rengkuh
Kau berpaling dan menjauh
Cintaku...
Kini aku dalam buaian sunyi
Diantara celoteh ceria di sekitarku
Tersenyum menikmati setiap goresan yang ada
Mencoba melangkah mencari binarmu
Cintaku...
Hangatkanlah sekeping hati ini
Dengan kobaran asmaramu
Agar cahaya yang mulai meredup ini
Kembali berbinar oleh balutan asa
Dimana ronamu kini
Mengapa kau terdiam membisu?
Tiada lagi celotehmu yang membuat ku tersenyum
Tak ku hirup lagi aroma marahmu
Yang melambungkan kegelisahanku
Cintaku...
Mengapa kau meninggalkan aku
Dikala ku rindu dekap hangatmu
Ketika asa mulai ku rengkuh
Kau berpaling dan menjauh
Cintaku...
Kini aku dalam buaian sunyi
Diantara celoteh ceria di sekitarku
Tersenyum menikmati setiap goresan yang ada
Mencoba melangkah mencari binarmu
Cintaku...
Hangatkanlah sekeping hati ini
Dengan kobaran asmaramu
Agar cahaya yang mulai meredup ini
Kembali berbinar oleh balutan asa
Langganan:
Postingan (Atom)